Rabu, 09 Oktober 2013 1 komentar

Fenomena Tes Psikologi Online Yang Ada di Internet

I.               PENDAHULUAN
Zaman semakin berkembang, teknologi pun semakin canggih dan mutakhir. Salah satu teknologi yang semakin berkembang yaitu teknologi internet. Di era globalisasi ini, manusia bisa mendapatkan informasi secara cepat dengan adanya perkembangan teknologi internet ini. Teknologi internet sangat membantu manusia dalam berbagai hal, seperti berkomunikasi jarak jauh, mencari referensi dalam mengerjakan tugas, membuat publikasi, berbagi hasil penelitian, bermain video online, dan melakukan serta mengerjakan berbagai tes/ ujian.
Salah satu tes yang kini berkembang di dunia virtual/ dunia maya dalam perkembangan teknologi internet ini adalah tes psikologi. Kini tes psikologi telah ada secara instan atau online dan berkembang banyak melalui dunia maya. Tes psikologi banyak dibutuhkan dan digunakan. Istilah tes mengandung unsur pemeriksaan dan pengujian. Seperti tes-tes lain, baik tes fisik, tes laboratorium, tes prestasi, maupun tes bakat, tes psikologis berguna untuk membantu mengambil keputusan. Hasil tes ini dapat dipakai untuk melihat status klien atau pasien. Tes psikologis dapat pula digunakan untuk menentukan diagnosis, melihat gaya kognitif, hubungan sosial, pola kepribadian, ataupun kestabilan emosi klien atau pasien. Psikotes juga dapat digunakan untuk mengetahui adanya kerusakan organis, evaluasi sebelum pembedahan, deteksi awal, dan prediksi kemungkinan adanya gangguan mental yang lebih serius.
Tes psikologi adalah suatu teknik yang terstruktur yang digunakan untuk menghasilkan satu contoh perilaku terpilih. Contoh perilaku ini digunakan untuk membuat kesimpulan tentang atribut-atribut psikologis dari seseorang yang sedang dites. Beberapa contoh atribut orang adalah intelegensi, self esteem (harga diri), need for achievement (kebutuhan berprestasi), dan sebagainya. Tes ini ada beberapa jenis. Beberapa tes melibatkan situasi open-ended dengan stimulus standar (misalnya: serangkaian gambar); cara ini sering digunakan untuk mengeluarkan respon-respon yang bersifat pribadi (seperti misalnya komposisi cerita dalam merespon gambar-gambar). Tes-tes yang lain melibatkan situasi yang sangat terstruktur dimana rentang jawaban yang mungkin sempit dan jawabannya hanya salah dan benar.
Kali ini saya akan menuliskan pandangan saya tentang psikotest yang ada di internet. Saya akan membahasnya mengenai teori yang relevan, studi analisis, dampak-dampak yang terjadi dan penilaian saya terhadap sisi positif dan sisi negatifnya. Tulisan ini saya angkat dengan tema psikotest di internet dan judul "Fenomena Tes Psikologi Yang Ada di Internet". Semoga tulisan ini bermanfaat bagi para pembaca.
Rabu, 07 Agustus 2013 2 komentar

Anak Berbakat

1. Siapa sebenarnya anak berbakat itu?
Anak berbakat adalah mereka yang oleh orang-orang profesional diidentifikasikan sebagai anak yang mampu mencapai prestasi tinggi karena memiliki kemampuan yang unggul. Kemampuan yang dimaksud tidak sebatas kemampuan melihat hubungan-hubungan logis dan mengadaptasi prinsip-prinsip abstrak kepada situasi konkret, tetapi juga memiliki kemampuan menggeneralisasikan, lebih dari orang lainnya. Oleh karenanya, kita dapat mendefinisikan anak berbakat itu sebagai anak yang : (1) memiliki kemampuan intelektual di atas rata-rata; (2) memiliki tanggung jawab (komitmen) yang tinggi terhadap tugas; (3) memiliki kreativitas yang tinggi. Dengan demikian, anak berbakat akan mampu mengembangkan sifat-sifat tersebut dan menerapkannya dalam kehidupan di masyarakat.
Anak berbakat (gifted) harus dibedakan dengan anak genius. Karena anak genius adalah anak berbakat tetapi dengan taraf sangat tinggi (highly gifted) jauh di atas anak berbakat pada umumnya walaupun anak berbakat itu sendiri telah memiliki kemampuan di atas rata-rata.
Berdasarkan teori Triarchic, pada prinsipnya ada 3 macam keberbakatan: Pertama, bakat analitik, yakni bakat dalam memilah masalah dan memahami bagian-bagian dari masalah tersebut. Kedua, bakat sintetik, yakni bakat dalam kemampuan intuitif, kreatif dan cakap dalam mengatasi situasi-situasi tertentu. Ketiga, bakat praktis, yakni bakat dalam analitik maupun sintetik dalam kehidupan sehari-hari
Bagian terpenting dari teori di atas menurut Stenberg adalah kemampuan mengkoordinasikan 3 aspek kemampuan dan bagaimana mengaplikasikannya untuk memperoleh keberhasilan. Oleh karena itu menurut Stenberg, orang yang berbakat adalah orang yang mampu mengelola sendiri cara berpikir yang baik.

Anak berbakat (gifted) punya kecerdasan di atas rata-rata (biasanya mempunyai IQ diatas 130) dan/atau punya bakat unggul di beberapa bidang, seperti seni, musik, atau matematika. Program untuk anak berbakat di sekolah biasanya didasarkan pada kecerdasan dan prestasi akademik. Namun, belakangan ini kriteria ini diperluas dengan memasukkan faktor-faktor seperti kreativitas dan komitmen (Renzulli & Reis, 1997).
Selasa, 06 Agustus 2013 0 komentar

Electroencephalograph (EEG)

Electroencephalograph (EEG) is a tool used for gauging and recording brain waves. In 1929, Hans Berger, the German psychiatrist, published the results of his experiments using the electroecenphalograph in recording human brain waves.

Four major brain waves exist: alpha has a frequency that ranges from 8 to 14 cycles per second (cps) and is found in the occipital part of the brain. Beta covers 14 to 30 cps. Delta wave includes frequencies that are below 5 cps. Theta wave covers the range between 5 and 8 cps. Alpha waves are more active during relaxation and light sleep. Nonetheless, their function is altered by deep mental activities. Beta waves, on the other hand, appear during mental concentration periods.


In 1935, the findings of collaborators Frederic Gibbs, William Lennox, and Hallowelle Davis from Harvard on the use of EEG in epilepsy was published. Since EEG poses no pain or side effects, it is broadly included as a medium for identifying brain irregularities. The EEG is instrumental in discovering a host of brain wave abnormalities. Persons who suffer from grand mal epilepsy have brain wave patterns that resemble spikes, while those with petit mal epilepsy have arch-shaped brain waves. Brain waves respond to physiological and chemical stimuli. For instance, the use of drugs will result in low-amplitude, high frequency brain waves. When we are asleep, the waves' pattern changes a few times. Dreaming frequently happens when the brain waves have high frequency but low amplitude.
0 komentar

Amnesia

The leading causes of amnesia are either physical or psychological. In antergrade amnesia, the subject is unable to recall the events that occur after a shock or an injury to the brain; however, past memories will not be lost. In retrograde amnesia, the patient is capable of recalling events that occur after the trauma; interestingly enough, information stored before the shock, is lost and cannot be retrieved. In paraamnesia, established memories are contorted. In psychogenic fugue, the subject may venture into a new lifestyle, trying to repress memories which lead to trepidation. The events happening during psychogenic fugue are non-retrievable. Nonetheless, the experiences that happened before the onset can be recovered. Among the most popular treatments for psychologically related amnesia are psychotherapy, the use of drugs, and hypnosis.
Jumat, 24 Mei 2013 0 komentar

Pict 13


0 komentar

Kata Perenungan 14

"Kita tidak mampu mengendalikan panjangnya sebuah kehidupan, namun kita mampu membangun dan mengembangkan potensi dalam kehidupan agar bermanfaat bagi banyak orang" - Kata Perenungan Master Cheng Yen

1 komentar

Mekanisme dan Petunjuk Adanya Evolusi Pada Makhluk Hidup


Mekanisme Evolusi
Evolusi adalah perubahan struktur tubuh dari makhluk hidup yang berlangsung perlahan-lahan dalam jangka waktu yang lama. Perubahan struktur tubuh ini dapat terjadi karena adanya variasi genetik dan seleksi alam.
Ada dua sebab utama yang menyebabkan variasi genetik, yaitu:
v   Adanya mutasi gen dan
v   Adanya rekombinasi gen-gen didalam keturunan baru.
Ada lima faktor utama yang merupakan mekasnisme evolusi, yaitu mutasi, aliran gen (gen flow), genetik drift, perkawinan nonrandom, dan seleksi alam.

Petunjuk Tentang Adanya Evolusi
Untuk membuktikan adanya evolusi, Darwin menggunakan beberapa prinsip, yaitu:
v   Adanya variasi di antara individu-individu dalam satu keturunan
            Menurut Darwin perbedaan variasi terjadi karena pengaruh faktor luar, seperti: suhu, tanah,  
            makanan. Variasi pada lingkungan yang berbeda memperlihatkan perkembangan yang beda pula.
           Pendapat Darwin:
    • Semua spesies yang dibudidayakan manusia berasal dari spesies liar. Secara berangsur-angsur          spesies liar itu menjadi peliharaan yang menguntungkan manusia. Mekanisme ini dikenal dengan  istilah domestikasi yang mengarah ke terbentuknya variasi baru.
    • Jadi adanya variasi merupakan petunjuk tentang adanya evolusi yang menuju ke arah terbentuknya spesies-spesies baru.
v  Pengaruh Penyebaran Geografis
          Setiap makhluk hidup cenderung untuk menyebar ke tempat-tempat lain. Penyebaran organisme dapat 
          dibedakan menjadi dua, yaitu:
a)      Penyebaran aktif bila penyebarannya didorong oleh faktor-faktor kemampuan dari dalam individu sendiri. Misalnya: Burung-burung pelikan dari Australia pindah ke Indonesia (Bali).
b)      Penyebaran Pasif bila penyebarannya disebabkan oleh adanya faktor-faktor luar. Misalnya: kelapa, eceng gondok yang menyebar karena terbawa arus air.
Penyebaran aktif dan pasif ini tidak selalu berakibat pada perluasan daerah. Hal ini disebabkan oleh adanya rintangan-rintangan yang sulit ditembus (isolasi geografis) atau adanya lingkungan baru yang tidak memenuhi persyaratan untuk hidup dan berkembang biak. Contoh penyebaran Geografis:
q   Komodo, hanya ada di pulau Komodo dan Rinca
q   Binatang berkantung dan hewan berparuh bebek, hanya terdapat di Australia dan Indonesia wilayah timur
q   Anoa, hanya terdapat di Sulawesi

v  Fosil Sebagai Catatan Sejarah Evolusi Makhluk Hidup
           Fosil adalah sisa hewan atau tumbuhan yang telah membatu, jejak-jejak atau bekas makhluk 
           hidupnya tersimpan pada batu-batuan. Pendapat para ahli mengenai fosil:
a)       Leonardo da Vinci (1452-1519) Berpendapat bahwa fosil merupakan suatu bukti adanya makhluk hidup di masa lampau.
b)      George Cuvier (1769-1832) Berpendapat bahwa pada masa yang berlainan bumi kita dihuni oleh jenis-jenis makhluk hidup yang berlainan pula. Hal ini terjadi karena setiap masa diciptakan  kemudian makhluk hidup dihancurkan (kiamat). Faham ini disebut dengan kataklisma.
Penemuan fosil terjadi secara kebetulan dan jarang ditemukan dalam keadaan lengkap (utuh). Hal ini 
disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu:
a)      Terjadinya lipatan batuan bumi
b)      Pengaruh air, angin dan bakteri pembusuk
c)      Hewan pemakan bangkai
d)      Jenis organisme
e)      Keadaan sekelilingnya yang tidak memungkinkan suatu bagian tubuh menjadi fosil.        
            Seri fosil yang lengkap yang ditemukan di berbagai lapisan bumi oleh Marsh dan Osborn adalah 
            berupa fosil kuda.

v  Homologi Alat-alat Tubuh Pada Berbagai Jenis Makhluk Hidup
          Homologi sistem organ artinya organ yang mempunyai asal sama dan selanjutnya berubah struktur 
          sehingga fungsinya berbeda. Contoh:
˃         Tangan manusia dengan sayap kelelawar
˃         Tangan manusia dengan kaki depan kuda
Adanya organ homolog menunjukkan adanya hubungan kekerabatan antara hewan yang satu dengan 
hewan yang lain. Jadi menunjukkan adanya evolusi.

Fosil-Fosil Yang Pernah Ditemukan
1. Manusia Kera
      Volume otak sekitar 600 cc dan hidup dipohon (aboreal).
 a.      Australopithecus africanus, ditemukan di Afrika Selatan fosilnya berupa tengkorak saja
 b.     Australopithecine, ditemukan di lembah Transvall, Amerika Selatan, yang termasuk golongan ini  
       adalah:
Ø  Paranthropus robustus
Ø  Plesianthropus transvaalensis
2. Manusia Purba
a.      Pithecanthropus erectus, ditemukan di Trinil (Jatim) oleh Eugene Dubois. Volume otak 770-1100 cc.
b.      Sinanthropus pekinensis, ditemukan didalam gua deket Peking. Diduga suka membunuh. Volume otak 900-1200 cc.
c.       Homo heidelbergenesis ditentukan di Heidelberg, Jerman.
3. Manusia modern
    Manusia Neanderthal, Manusia Gunung Camel, Manusia Swanscombe, Manusia Solo, Manusia Shanidar, 
    Manusia Rhodesia, Manusia Cro Mangnon (Volume otak tertinggi sekitar 1500 cc).
4. Manusia Sekarang
    Manusia yang hidup sekarang digolongkan ke dalam Homo sapiens, bahkan sudah sampai subspesies
    Homo sapiens sapiens. Volume otak minimal 1450 cc. 


Sumber Referensi:
Amin, M. 2009. Biologi SMA/MA Kelas XII. Jakarta: PT Bumi Aksara.
 
;