Tampilkan postingan dengan label Coretan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Coretan. Tampilkan semua postingan
Rabu, 22 Oktober 2014 1 komentar

Nilai-Nilai Budaya Jawa



Masyarakat Jawa sangat memperhatikan sikap-sikap hidup yang sederhana, penuh tanggung jawab, sangat menghargai perasaan orang lain, berbudi bawa leksana serta selalu rendah hati. Sikap aja dumeh, aja adigang, aja adigung, aja adiguna, selalu ditekankan pada masyarakat Jawa agar selalu menjadi orang yang rendah hati, berbudi baik dan menghargai orang lain.

1.      Giri lusi janna kena ingina ’tidak boleh menghina orang lain’ 

2.      Sepi ing pamrih rame ing gawe ’orang yang bekerja sungguh-sungguh tanpa menginginkan imbalan’ 
3.      masyarakat Jawa memiliki pandangan luwih becik alon-alon waton kelakon, tinimbang kebat kliwat mengandung nilai bahwa salah satu sikap hidup orang Jawa yang tidak ingin gagal dalam meraih apa yang diinginkan. Kata alon-alon di dalamnya sebenarnya tersirat makna cara. Jadi, alon-alon hanyalah cara bagaimana seseorang akan mencapai tujuan karena yang penting adalah kriteria yaitu waton kelakon (harus terlaksana) daripada kebat kliwat (tergesa-gesa tetapi gagal). 

4.      Sikap dan pandangan seorang pemimpin dalam pandangan masyarakat Jawa antara lain ialah seorang pemimpin harus dapat hamangku, hamengku, hamengkoni. Hamangku diartikan sebagai sikap dan pandangan yang harus berani bertanggung jawab terhadap kewajibannya, hamengku diartikan sebagai sikap dan pandangan yang harus berani ngrengkuh (mengaku sebagai kewajibannya dan hamengkoni dalam arti selalu bersikap berani melindungi dalam segala situasi. Jadi, seorang pemimpin dalam pandangan masyarakat Jawa itu harus selalu berani bertanggung jawab, mengakui rakyatnya sebagai bagian dari hidupnya dan setiap saat harus selalu melindungi dalam segala kondisi dan situasi. 

5.      Ungkapan yang paling populer dalam dunia pendidikan adalah ing arsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani. Ungkapan ini juga berasal dari bahasa Jawa dan mengandung nilai-nilai yang sangat baik untuk panutan seorang pemimpin. Apabila seseorang benar-benar ingin disebut sebagai seorang pemimpin, dia harus selalu berada di depan untuk memberikan contoh yang baik dalam bentuk sikap, ucapan, dan tindakan yang selalu konsisten. Manakala seorang pemimpin berada di tengah-tengah rakyatnya, dia harus mangun karsa (memberi semangat) agar rakyat tidak mudah putus asa jika menghadapi segala macam cobaan. Ketika dia ada di belakang dia harus selalu tut wuri handayani (mau mendorong) agar rakyatnya selalu maju. 

6.      Ketika seorang pemimpin memiliki sikap dan pandangan hidup yang baik rakyat akan selalu melu handarbeni, melu hangrungkebi, mulat sarira hangrasa wani dalam arti segala prestasi yang dicapai dalam suatu tempat atau negara akan selalu dijaga oleh rakyatnya dengan baik karena rakyat merasa ikut memiliki melu handarbeni, dan jika ada orang lain yang akan merusak tatanan yang sudah mapan, rakyat juga akan ikut membela melu hangrungkebi. Namun, semua itu dilakukan setelah mengetahui secara pasti duduk persoalan mana yang benar dan mana yang salah dengan mulat sarira hangrasa wani (mawas diri).

7.      Ungkapan lambe satumang kari samerang’anak yang dituturi atau dinasihati oleh orang tuanya tetap saja tidak menurut. Ini adalah ungkapan yang menggambarkan sifat seorang anak yang bandel dan tidak menurut pada orang tua. Sebaiknya sifat seperti itu tidak diikuti oleh generasi muda. 

8.      Ungkapan Nabok nyilih tangan secara umum bermakna seseorang ingin memfitnah atau menyakiti orang lain namun tidak berani secara langsung melainkan lewat orang lain. Sikap-sikap ini tentu saja tidak baik karena orang yang diibaratkan seperti itu adalah orang yang tidak satria dan tidak bertanggung jawab. Tetapi apa pun alasannya perbuatan yang diumpamakan seperti nabok nyilih tangan adalah perbuatan tidak baik. 

9.      Rawe-rawe rantas malang-malang tuntas’segala sesuatu yang menghalangi akan diberantas’ adalah bahwa orang Jawa yang memiliki tekad yang kuat itu bukan karena keinginan yang membabi buta tanpa penalaran dan pertimbangan perasaan melainkan sudah dipikirkan dan diperhitungkan akibat baik dan buruknya.

10.  Ungkapan sura dira jayaning rat, pangruwating diyu, lebur dening pangastuti, artinya siapa pun harus berani membasmi angkara murka untuk membela kebenaran karena adanya keyakinan bahwa angkara murka pasti dapat dikalahkan oleh kebaikan. Ungkapan itu perlu diresapi dan diketahui oleh masyarakat untuk menegakkan keadilan agar masyarakat bisa mengatakan yang benar itu benar dan yang salah harus mendapat sanksi dari perbuatannya. 

11.  Sebuah ungkapan juga menggambarkan bagaimana masyarakat yang berusaha sendiri sehingga sukses, yaitu opor bebek awake dhewek artinya bahwa seseorang yang memetik kesuksesan karena tekad yang kuat dalam dirinya sendiri untuk belajar, berusaha dan melakukan sesuatu dengan sungguh-sungguh untuk sebuah kesuksesan.

Sumber Referensi:
http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/17541/1/log-apr2009-5%20%284%29.pdf 
Minggu, 10 November 2013 1 komentar

Pengaruh Internet Bagi User/ Individu Pengguna Internet

I.             PENDAHULUAN
Di zaman sekarang ini, internet telah menjadi bagian dari kehidupan. Semua bisa mengakses internet melalui berbagai perangkat teknologi komunikasi dan informasi, seperti personal computer, notebook, netbook, handphone, smartphone, dan lain sebagainya. Mengakses berbagai informasi dan berkomunikasi yang cepat tentu ada erat kaitannya dengan penggunaan internet. Internet merupakan suatu perkembangan teknologi yang mutakhir di bidang komputer dan komunikasi yang memberikan berbagai kemudahan bagi para penggunanya.
Berikut ini saya akan menuliskan pendapat saya tentang pengaruh internet bagi user. Saya akan membahasnya mengenai teori yang relevan, studi analisis, dampak-dampak terhadap penilaian sisi positif dan sisi negatifnya. Tulisan ini saya angkat dengan judul "Pengaruh Internet Bagi User/ Individu Pengguna Internet". Semoga tulisan ini bermanfaat bagi para pembaca.
Rabu, 16 Oktober 2013 1 komentar

Cita-Cita Masa Dulu dan Masa Kini

       Hello, kali ini saya ingin mempostingkan tentang cita-cita saya masa dulu. Dari saya masa kecil, masa anak-anak saat sekolah SD, masa remaja awal saat SMP, masa remaja madya saat SMA, dan masa kini, masa remaja akhir yang dalam proses tahap pendewasaan di bangku kuliah menjadi mahasiswa. Setiap orang tentu pernah melewati masa kecilnya, masa dimana bermain dan bermain. Saat saya kecil, waktu ber sekolah dasar (SD) saya mempunyai cita-cita ingin menjadi pilot. Ingin mengendarai dan menaiki pesawat lalu keliling dunia.
Senin, 14 Oktober 2013 3 komentar

Perjalanan Setahun Yang Lalu Menuju Mahasiswa

       Halo pembaca dan penulis blog, kali ini saya akan mempostingkan sebuah tulisan. Postingan kali ini tidak ada sangkut paut nya dengan tugas pengembangan mata kuliah softskill. Tulisan ini hanya sebuah coretan kisah perjalanan saya menuju bangku kuliah menjadi mahasiswa setahun yang lalu. Dimana masa-masa kebingungan, kebimbangan, tegang, capek, haru, sedih, senang, putus asa dan lainnya campur aduk jadi satu. Masa transisi setelah lulus dari bangku sekolah SMA menuju bangku kuliah di Perguruan Tinggi.
Rabu, 07 Agustus 2013 2 komentar

Anak Berbakat

1. Siapa sebenarnya anak berbakat itu?
Anak berbakat adalah mereka yang oleh orang-orang profesional diidentifikasikan sebagai anak yang mampu mencapai prestasi tinggi karena memiliki kemampuan yang unggul. Kemampuan yang dimaksud tidak sebatas kemampuan melihat hubungan-hubungan logis dan mengadaptasi prinsip-prinsip abstrak kepada situasi konkret, tetapi juga memiliki kemampuan menggeneralisasikan, lebih dari orang lainnya. Oleh karenanya, kita dapat mendefinisikan anak berbakat itu sebagai anak yang : (1) memiliki kemampuan intelektual di atas rata-rata; (2) memiliki tanggung jawab (komitmen) yang tinggi terhadap tugas; (3) memiliki kreativitas yang tinggi. Dengan demikian, anak berbakat akan mampu mengembangkan sifat-sifat tersebut dan menerapkannya dalam kehidupan di masyarakat.
Anak berbakat (gifted) harus dibedakan dengan anak genius. Karena anak genius adalah anak berbakat tetapi dengan taraf sangat tinggi (highly gifted) jauh di atas anak berbakat pada umumnya walaupun anak berbakat itu sendiri telah memiliki kemampuan di atas rata-rata.
Berdasarkan teori Triarchic, pada prinsipnya ada 3 macam keberbakatan: Pertama, bakat analitik, yakni bakat dalam memilah masalah dan memahami bagian-bagian dari masalah tersebut. Kedua, bakat sintetik, yakni bakat dalam kemampuan intuitif, kreatif dan cakap dalam mengatasi situasi-situasi tertentu. Ketiga, bakat praktis, yakni bakat dalam analitik maupun sintetik dalam kehidupan sehari-hari
Bagian terpenting dari teori di atas menurut Stenberg adalah kemampuan mengkoordinasikan 3 aspek kemampuan dan bagaimana mengaplikasikannya untuk memperoleh keberhasilan. Oleh karena itu menurut Stenberg, orang yang berbakat adalah orang yang mampu mengelola sendiri cara berpikir yang baik.

Anak berbakat (gifted) punya kecerdasan di atas rata-rata (biasanya mempunyai IQ diatas 130) dan/atau punya bakat unggul di beberapa bidang, seperti seni, musik, atau matematika. Program untuk anak berbakat di sekolah biasanya didasarkan pada kecerdasan dan prestasi akademik. Namun, belakangan ini kriteria ini diperluas dengan memasukkan faktor-faktor seperti kreativitas dan komitmen (Renzulli & Reis, 1997).
Selasa, 06 Agustus 2013 0 komentar

Electroencephalograph (EEG)

Electroencephalograph (EEG) is a tool used for gauging and recording brain waves. In 1929, Hans Berger, the German psychiatrist, published the results of his experiments using the electroecenphalograph in recording human brain waves.

Four major brain waves exist: alpha has a frequency that ranges from 8 to 14 cycles per second (cps) and is found in the occipital part of the brain. Beta covers 14 to 30 cps. Delta wave includes frequencies that are below 5 cps. Theta wave covers the range between 5 and 8 cps. Alpha waves are more active during relaxation and light sleep. Nonetheless, their function is altered by deep mental activities. Beta waves, on the other hand, appear during mental concentration periods.


In 1935, the findings of collaborators Frederic Gibbs, William Lennox, and Hallowelle Davis from Harvard on the use of EEG in epilepsy was published. Since EEG poses no pain or side effects, it is broadly included as a medium for identifying brain irregularities. The EEG is instrumental in discovering a host of brain wave abnormalities. Persons who suffer from grand mal epilepsy have brain wave patterns that resemble spikes, while those with petit mal epilepsy have arch-shaped brain waves. Brain waves respond to physiological and chemical stimuli. For instance, the use of drugs will result in low-amplitude, high frequency brain waves. When we are asleep, the waves' pattern changes a few times. Dreaming frequently happens when the brain waves have high frequency but low amplitude.
0 komentar

Amnesia

The leading causes of amnesia are either physical or psychological. In antergrade amnesia, the subject is unable to recall the events that occur after a shock or an injury to the brain; however, past memories will not be lost. In retrograde amnesia, the patient is capable of recalling events that occur after the trauma; interestingly enough, information stored before the shock, is lost and cannot be retrieved. In paraamnesia, established memories are contorted. In psychogenic fugue, the subject may venture into a new lifestyle, trying to repress memories which lead to trepidation. The events happening during psychogenic fugue are non-retrievable. Nonetheless, the experiences that happened before the onset can be recovered. Among the most popular treatments for psychologically related amnesia are psychotherapy, the use of drugs, and hypnosis.
Jumat, 19 April 2013 0 komentar

Permata Berharga dan Penyesalan

Eropa yang terdapat banyak batu-batuan dan terdapat sebuah papan bertuliskan:
"Yang mengambil batu akan menyesal. Yang tidak mengambil batu juga akan menyesal."
Heran dengan kalimat itu, ada yang malah tertarik untuk mengambil beberapa butir batu itu untuk melihat apa yang akan terjadi selanjutnya.
Beberapa yang lainnya tidak terlalu mengurusinya. Jadi mereka tidak mengambil batu-batu itu dan lebih tertarik untuk menikmati segarnya air di danau itu.
Setelah kembali ke Eropa, mereka menyuruh ahli batuan untuk memeriksa batu-batuan yang mereka bawa.
Ternyata batu-batuan itu adalah sejenis Safir yang dari luar tampak jelek tapi di dalamnya merupakan permata yang sangat indah dan mahal harganya.
Yang tidak membawa batu itu jadi menyesal karena tidak membawanya, tetapi yang membawanya pun akhirnya menyesal karena tidak membawa lebih banyak.

Bukankah kehidupan kita serupa seperti cerita di atas?
Kita mempunyai kehidupan yang sangat berharga. Namun, bukankah kita seringkali kurang menghargai masa hidup ini justru di saat kita masih bisa hidup lama?
Hidup ini begitu bernilai. Jauh lebih bernilai dari pada batu-batu permata.
Itulah sebabnya agar kita tidak menyesal di kemudian hari, maka kita harus menjalani hidup dengan maksimal saat ini.
Bekerja dengan maksimal. Mengasihi keluarga dengan maksimal. Berkarya bagi sesama dengan maksimal. Belajarpun juga dengan maksimal.
Intinya ketika kita sudah mengusahakan yang terbaik selama hidup ini, maka kita tidak perlu lagi menyesal di kemudian hari.
Usahakan yang terbaik selama kesempatan itu masih ada. 
Teruslah berjuang.

It's a life... Your life, My life, Our life....
Selasa, 12 Maret 2013 0 komentar

Ketenangan


            Ada pepatah mengatakan bahwa “Air tenang menghanyutkan”. Mari kita lihat air di tengah lautan. Ombak besar kerap kita jumpai di bibir pantai namun sangat jarang kita melihat ombak itu di tengah lautan. Semakin tenang air di tengah lautan, itu pertanda bahwa kedalaman laut lebih dalam dari yang kita perkirakan.
            Banyak orang yang meledak emosinya ketika baru tersulut oleh masalah yang kecil. Banyak orang yang tidak terima akan perlakuan orang lain terhadap dirinya. Mereka akan lebih memilih untuk mencari kepuasaan dengan jalan membalas dendam.
          Jadilah seperti air yang tenang, yang memiliki kesabaran sedalam dan seluas samudera. Saat seseorang menyulutkan masalah dalam kehidupan kita jadilah seperti air yang mampu menyejukkan hati. Air mampu memadamkan api, demikian juga ketenangan mampu meredakan segala macam amarah yang ada di dalam setiap hati.
            Dengan hati yang sabar dan penuh kasih, orang yang tenang dalam menyikapi setiap masalah yang ada, bukan berarti bahwa kita menyerah terhadap situasi yang ada. namun dengan ketenangan, maka sesungguhnya kita percaya bahwa segala sesuatu ada jalan keluar dalam kehidupan kita.
  
"Segenggam ketenangan lebih baik dari pada dua genggam jerih payah dan usaha menjaring angin."
Jumat, 22 Februari 2013 0 komentar

Mengendalikan Kemarahan dan Bersabar

Semakin sering kita melampiaskan nafsu dan amarah, semakin besar kecenderungan batin untuk mengulanginya. Begitupula, semakin sering kita melatih atau mengembangkan perhatian murni/ kewaspadaan, cinta kasih, kesabaran, pengendalian diri, konsentrasi, usaha benar, perbuatan baik melalui pikiran, ucapan & jasmani, dan semua kualitas batin yang baik lainnya maka semakin besar pula kecenderungan batin untuk mengulanginya tanpa disengaja atau alami. Tampaknya, akumulasi kebiasaan bisa membentuk karakter dan karakter menentukan kebahagiaan dan masa depan.

Beberapa cara untuk mengendalikan kemarahan, yaitu:
  1. Bangun KOMUNIKASI bukan kemarahan
  2. Kembangkan perhatian/ kewaspadaan
  3. MEMAKLUMI
  4. Mengingat BUDI BAIK
  5. Mengingat AKIBAT BURUK dari kemarahan
  6. Mengarahkan pikiran pada hal-hal yang bermanfaat dan positif
  7. DIAM/ berkata dengan intonasi yang lembut atau halus
  8. Merenung
  9. Minta maaf dan bertekad untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut
  10. Mempertahankan ketenangan batin dan konsentrasi
  11. Memanfaatkan setiap moment engan mengasihi, berbagi, berkarya dan berlatih
Selasa, 19 Februari 2013 0 komentar

Manfaat Donor Darah

Simbiosis mutualisme. Itulah yang akan kita rasakan jika kita melakukan donor darah, sebab setiap tetes darah yang kita sumbangkan tidak hanya dapat memberikan kesempatan hidup bagi yang menerima tetapi juga memberikan manfaat kesehatan bagi pendonornya.
Anggapan yang menyatakan mendonorkan darah bisa membuat kita menjadi lemas adalah salah. Saat kita mendonorkan darah, maka tubuh akan bereaksi langsung dengan membuat penggantinya. Jadi, kita tidak akan mengalami kekurangan darah. Selain membuat tubuh memproduksi darah-darah baru, ada lima manfaat kesehatan lain yang bisa kita rasakan:
  1. Menjaga kesehatan jantungTingginya kadar zat besi dalam darah akan membuat seseorang menjadi lebih rentan terhadap penyakit jantung. Zat besi yang berlebihan di dalam darah bisa menyebabkan oksidasi kolesterol. Produk oksidasi tersebut akan menumpuk pada dinding arteri dan ini sama dengan memperbesar peluang terkena serangan jantung dan stroke. Saat kita rutin mendonorkan darah maka jumlah zat besi dalam darah bisa lebih stabil. Ini artinya menurunkan risiko penyakit jantung.
  2. Meningkatkan produksi sel darah merahDonor darah juga akan membantu tubuh mengurangi jumlah sel darah merah dalam darah. Tak perlu panik dengan berkurangnya sel darah merah, karena sumsum tulang belakang akan segera mengisi ulang sel darah merah yang telah hilang. Hasilnya, sebagai pendonor kita akan mendapatkan pasokan darah baru setiap kali kita mendonorkan darah. Oleh karena itu, donor darah menjadi langkah yang baik untuk menstimulasi pembuatan darah baru.
  3. Membantu penurunan berat tubuhMenjadi donor darah adalah salah satu metode diet dan pembakaran kalori yang ampuh. Sebab dengan memberikan sekitar 450 ml darah, akan membantu proses pembakaran kalori kira-kira 650 kalori. Itu adalah jumlah kalori yang banyak untuk membuat pinggang kita ramping.
  4. Mendapatkan kesehatan psikologisMenyumbangkan hal yang tidak ternilai harganya kepada yang membutuhkan akan membuat kita merasakan kepuasan psikologis. Sebuah penelitian menemukan, orang usia lanjut yang rutin menjadi pendonor darah akan merasakan tetap berenergi dan bugar.
  5. Mendeteksi penyakit seriusSetiap kali kita ingin mendonorkan darah, prosedur standarnya adalah darah kita akan diperiksa dari berbagai macam penyakit seperti HIV, hepatitis B, hepatitis C, sifilis, dan malaria. Bagi yang menerima donor darah, ini adalah informasi penting untuk mengantisipasi penularan penyakit melalui transfusi darah. Sedangkan untuk kita, ini adalah “rambu peringatan” yang baik agar kita lebih perhatian terhadap kondisi kesehatan kita sendiri.
Setelah menginjak usia 17 tahun, cobalah untuk membiasakan diri mendonorkan darah setiap tiga bulan sekali. Tidak hanya akan memberikan perasaan yang senang karena dapat membantu sesama, namun bermanfaat positif bagi kesehatan tubuh kita sendiri. Dan usia maksimal untuk melakukan kebiasaan baik ini adalah hingga berusia 65 tahun. 
 
Sumber Referensi:
http://love-donation.com/post/17216628731/manfaat-donor-darah
0 komentar

Mengenai Kanker Pada Anak

Fakta

  • Kanker pada anak dapat disembuhkan apabila dideteksi secara dini dan bila pengobatan serta perawatan dilaksanakan sebaik-baiknya.
  • Data statistik resmi dari IARC(International Agency for Research on Cancer) menyatakan bahwa 1 dari 600 anak akan menderita kanker sebelum umur 16 tahun.
  • Kanker pada anak merupakan masalah yang cukup kompleks mengingat perawatan dan atau pengobatannya melibatkan selain orang tua, tenaga profesional, tak kalah pentingnya adalah keluarga, sekolah serta lingkungan juga sangat berperan.
  • Faktor lingkungan dapat menjadi pencetus terjadinya kanker (radiasi, obat-obatan, hormon-hormon tertentu)

Faktor Penyebab dan Pencetus Kanker Pada Anak


Ilustrasi penyebab kanker pada anak - faktor genetik dan faktor lingkungan

Gejala-Gejala Kanker Pada Anak

Kanker dapat mengenai semua organ tubuh dengan tanda-tanda:
  • Mata
    Bintik putih pada mata/"Mata Kucing", mata tampak lebih besar, mata menonjol, pendarahan pada mata secara spontan, mada mendadak juling. Umumnya terjadi pada anak-anak dibawah 4 tahun.
  • Pembengkakan
    Misalnya pada hati, limpa, leher, buah zakar, kelenjar getah bening dan tulang.
  • Rasa Nyeri
    Pada tulang atau sendi.
  • Tanda-tanda Neurologis
    Sakit kepala yang berkepanjangan dan disertai mual atau muntah yang menyemprot pada saat bangun tidur, gangguan keseimbangan, penurunan kesadaran, kejang, perubahan perilaku, kelumpuhan anggota gerak dan saraf otak.
  • Tanda-tanda Umum
    Pucat, demam yang tdak diketahui sebabnya, pendarahan yang abnormal (lebam/biru-biru di kulit, mimisan, kencing berdarah), penurunan berat badan dan tidak nafsu makan.

Jenis Kanker Pada Anak

  • Leukimia
    Leukimia adalah kanker pada anak yang paling banyak dijumpai pada anak-anak. Leukimia mempunyai harapan sembuh dengan pengobatan yang tepat dan benar. Gejala yang perlu diwaspadai dan sering ditemukan pada leukimia antara lain pucat, demam atau pendarahan yang tidak jelas sebabnya, nyeri tulang dan pembengkakan perut.
  • Tumor Otak
    Tumor pada otak dapat mengganggu fungsu dan merusak struktur sususan saraf pusat, karena terletak di dalam rongga yang terbatas(rongga tengkorak).
    Gejala yang harus diwaspadai pada tumor otak adalah sakit yang disertai mual sampai muntah-muntah. Dapat pula disertai daya penglihatan berkurang, penurunan kesadaran atau perubahan perilalku.
    Pada bayi biasanya ubun-ubun besar menonjpol. Hal lain yang perlu dicurigai adalah bila terdapat gangguan bicara dan keseimbangan tubuh, anggota gerak melemah atau kejang.
  • RetinablastomaRetinablastoma adalah kanker mata yang sering dijumpai pada anak. Gejala yang perlu duawasi ialah adanya bercak putih di bagian tengah mata yang seolah bersinar bila kena cahaya seperti mata kucing. Hal lain yang perlu diperhatikan ialah penglihatan yang terganggu, mata menjadi juling dan bila telah lanjut maka bola mata menonjol keluar.
  • Limfoma
    Limfoma Maglia adalah kanker kelenjar getah bening, kanker ini biasanya ditandai dengan pembesaran dan pembengkakan kelenjar getah bening yang cepat tanpa disertai rasa nyeri. Pembesaran kelenjar getah bening yang cepat tanpa disertai rasa nyeri. Pembesaran kelenjar getah bening di daerah leher, ketiak dan atau selangkangan serta usus tanpa disertai rasa nyeri.
    Bila timbulnya di kelenjar getah bening dalam usus maka dapat menyebabkan sumbatan pada usus dengan gejala sakit perut, muntah, tidak bisa buang air besar dan demam. Bila tumbuh di daerah dada maka dapat mendorong atau menekan saluran nafas. Menyebabkan sesak nafas dan muka membiru.
  • NeuroblastomaNeuroblastoma adalah suatu gejala jenis kanker saraf yang dapat menunjukkan banyak gejala, tergantung pada lokasinya. Neuroblastoma dapat terjadi di daerah leher atau rongga dada dan mata. Bila terdapat di daerah mata dapat menyebabkan bola mata menonjol, kelopak mata turun dan pupil melebar.
    Bila terdapat di tulang belakang dapat menekan saraf tulang belakang dan mengakibatkan kelumpuhan yang cepat. Tumor di daerah perut akan teraba bisa sudah besar. Penyebaran pada tulang dapat menyebabkan patah tulang tanpa sebab, tanpa nyeri sehingga penderitanya pincang mendadak.

Sumber Referensi:
 ykaki.org
 love-donation.com
International Childhood Cancer Day - 16 Febuari 2013
0 komentar

Hari Kanker Anak

Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) dibentuk dengan dasar kasih dengan empati pada anak penderita kanker serta orang tua mereka.
YKAKI membuat rumah singgah "Rumah Kita" agar anak-anak penderita kanker bisa mendapat tempat tinggal layak saat pengobatan :)
Selain itu, YKAKI juga memberikan pengajaran untuk adik-adik penderita kanker, jadi selama pengobatan, mereka tetap bisa belajar :)
Sudah ada beberapa pihak yg peduli thdp anak-anak kanker di YKAKI namun tentu saja mereka masih ttp membutuhkan bantuan kita :D
Adik-adik penderita kanker itu juga ingin mencapai cita-cita dan impian.
-Mardi Santosa (pengawas YKAKI)-

Tumor tidak sama dengan kanker. Benjolan apapun bisa disebut tumor, tetapi kanker adalah tumor yang bersifat ganas...
Sampai saat ini, masih banyak stigma yang mengatakan bahwa kanker tidak dapat disembuhkan. Padahal hal itu salah.
Terdapat berbagai macam kanker pada anak. Kanker bisa menyerang bagian manapun pada tubuh anak.
Terdapat beberapa metode untuk mendiagnosis kanker pada anak, bisa berupa aspirasi sumsum tulang dan lain-lain
"Tidaklah Tuhan menurunkan suatu penyakit melainkan ia menurunkan obatnya". Kanker anak bisa disembuhkan lho :)
-dr. M. Aisyi (Dept.Onkologi RS Dharmais)-

Anak-anak penderita kanker membutuhkan pendampingan psikologis lho, tidak hanya pendampingan medis.
Kasus kanker pada anak di Indonesia yang terbanyak adalah kanker darah, kanker tulang dan kanker mata.
Kanker tidak hanya membuat lemah fisik dari anak-anak, namun juga melemahkan psikis mereka, apalagi karena mereka harus menjalani pengobatan panjang.
Adik-adik penderita kanker menjadi lemah psikisnya karena seringkali harus meninggalkan sekolah untuk menjalani pengobatan. 
Selain itu, prestasi sekolah anak-anak penderita kanker juga mengalami penurunan, seperti kemampuan menulis, membaca, berpikir..
Sikap yang ditunjukkan oleh anak-anak penderita kanker berbeda-beda pada jenjang usia tertentu. 
Peran guru juga sangat diperlukan untuk menanggulangi gangguan psikologis yg dialami oleh anak-anak penderita kanker. 
Hal tersulit yg harus disiapkan oleh keluarga yg memiliki anak penderita kanker adalah menyiapkan kematian.
-Tri Iswardani (psikolog)-

Sumber Referensi:
@YoungOnTop #LoveDonation
 International Childhood Cancer Day - 16 Febuari 2013
 
;