“Dalam kehidupan ini, hal yang paling sulit dikontrol adalah “pikiran” kita. Hanya dengan melatih diri sepenuh hati, bersedia bekerja keras untuk melenyapkan ketamakan, kebencian dan kebodohan batin, barulah kita dapat melenyapkan kekotoran batin.”
Ada pepatah mengatakan bahwa “Air tenang menghanyutkan”. Mari kita lihat air
di tengah lautan. Ombak besar kerap kita jumpai di bibir pantai namun sangat
jarang kita melihat ombak itu di tengah lautan. Semakin tenang air di tengah
lautan, itu pertanda bahwa kedalaman laut lebih dalam dari yang kita
perkirakan.
Banyak orang yang meledak emosinya
ketika baru tersulut oleh masalah yang kecil. Banyak orang yang tidak terima
akan perlakuan orang lain terhadap dirinya. Mereka akan lebih memilih untuk
mencari kepuasaan dengan jalan membalas dendam.
Jadilah seperti air yang tenang,
yang memiliki kesabaran sedalam dan seluas samudera. Saat seseorang menyulutkan
masalah dalam kehidupan kita jadilah seperti air yang mampu menyejukkan hati.
Air mampu memadamkan api, demikian juga ketenangan mampu meredakan segala macam
amarah yang ada di dalam setiap hati.
Dengan hati yang sabar dan penuh
kasih, orang yang tenang dalam menyikapi setiap masalah yang ada, bukan berarti
bahwa kita menyerah terhadap situasi yang ada. namun dengan ketenangan, maka
sesungguhnya kita percaya bahwa segala sesuatu ada jalan keluar dalam kehidupan
kita.
"Segenggam ketenangan lebih baik dari pada dua genggam jerih payah dan usaha menjaring angin."
- Hidup positif dan ikhlas banyak manfaatnya untuk kita semua.
- Buatlah hidup kita lebih bernilai dengan banyak berbuat kebaikan tanpa pilih bulu dengan ikhlas.
- Niat hati nurani bersih dan tulus akan memudahkan keinginan kita untuk diwujudkan.
- Pikiran negatif kita akan membutakan dan mengotori hati nurani. Hal ini penyebab kita salah menilai orang lain.
Semakin sering kita melampiaskan nafsu dan amarah, semakin besar kecenderungan batin untuk mengulanginya. Begitupula, semakin sering kita melatih atau mengembangkan perhatian murni/ kewaspadaan, cinta kasih, kesabaran, pengendalian diri, konsentrasi, usaha benar, perbuatan baik melalui pikiran, ucapan & jasmani, dan semua kualitas batin yang baik lainnya maka semakin besar pula kecenderungan batin untuk mengulanginya tanpa disengaja atau alami. Tampaknya, akumulasi kebiasaan bisa membentuk karakter dan karakter menentukan kebahagiaan dan masa depan.
Beberapa cara untuk mengendalikan kemarahan, yaitu:
- Bangun KOMUNIKASI bukan kemarahan
- Kembangkan perhatian/ kewaspadaan
- MEMAKLUMI
- Mengingat BUDI BAIK
- Mengingat AKIBAT BURUK dari kemarahan
- Mengarahkan pikiran pada hal-hal yang bermanfaat dan positif
- DIAM/ berkata dengan intonasi yang lembut atau halus
- Merenung
- Minta maaf dan bertekad untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut
- Mempertahankan ketenangan batin dan konsentrasi
- Memanfaatkan setiap moment engan mengasihi, berbagi, berkarya dan berlatih
Simbiosis mutualisme. Itulah yang akan kita rasakan jika kita
melakukan donor darah, sebab setiap tetes darah yang kita sumbangkan
tidak hanya dapat memberikan kesempatan hidup bagi yang menerima tetapi
juga memberikan manfaat kesehatan bagi pendonornya.
Anggapan yang menyatakan mendonorkan darah bisa membuat kita menjadi
lemas adalah salah. Saat kita mendonorkan darah, maka tubuh akan
bereaksi langsung dengan membuat penggantinya. Jadi, kita tidak akan
mengalami kekurangan darah. Selain membuat tubuh memproduksi darah-darah
baru, ada lima manfaat kesehatan lain yang bisa kita rasakan:
- Menjaga kesehatan jantungTingginya kadar zat besi dalam darah akan membuat seseorang menjadi lebih rentan terhadap penyakit jantung. Zat besi yang berlebihan di dalam darah bisa menyebabkan oksidasi kolesterol. Produk oksidasi tersebut akan menumpuk pada dinding arteri dan ini sama dengan memperbesar peluang terkena serangan jantung dan stroke. Saat kita rutin mendonorkan darah maka jumlah zat besi dalam darah bisa lebih stabil. Ini artinya menurunkan risiko penyakit jantung.
- Meningkatkan produksi sel darah merahDonor darah juga akan membantu tubuh mengurangi jumlah sel darah merah dalam darah. Tak perlu panik dengan berkurangnya sel darah merah, karena sumsum tulang belakang akan segera mengisi ulang sel darah merah yang telah hilang. Hasilnya, sebagai pendonor kita akan mendapatkan pasokan darah baru setiap kali kita mendonorkan darah. Oleh karena itu, donor darah menjadi langkah yang baik untuk menstimulasi pembuatan darah baru.
- Membantu penurunan berat tubuhMenjadi donor darah adalah salah satu metode diet dan pembakaran kalori yang ampuh. Sebab dengan memberikan sekitar 450 ml darah, akan membantu proses pembakaran kalori kira-kira 650 kalori. Itu adalah jumlah kalori yang banyak untuk membuat pinggang kita ramping.
- Mendapatkan kesehatan psikologisMenyumbangkan hal yang tidak ternilai harganya kepada yang membutuhkan akan membuat kita merasakan kepuasan psikologis. Sebuah penelitian menemukan, orang usia lanjut yang rutin menjadi pendonor darah akan merasakan tetap berenergi dan bugar.
- Mendeteksi penyakit seriusSetiap kali kita ingin mendonorkan darah, prosedur standarnya adalah darah kita akan diperiksa dari berbagai macam penyakit seperti HIV, hepatitis B, hepatitis C, sifilis, dan malaria. Bagi yang menerima donor darah, ini adalah informasi penting untuk mengantisipasi penularan penyakit melalui transfusi darah. Sedangkan untuk kita, ini adalah “rambu peringatan” yang baik agar kita lebih perhatian terhadap kondisi kesehatan kita sendiri.
Setelah menginjak usia 17 tahun, cobalah untuk membiasakan diri
mendonorkan darah setiap tiga bulan sekali. Tidak hanya akan memberikan
perasaan yang senang karena dapat membantu sesama, namun bermanfaat
positif bagi kesehatan tubuh kita sendiri. Dan usia maksimal untuk
melakukan kebiasaan baik ini adalah hingga berusia 65 tahun.
Sumber Referensi:
http://love-donation.com/post/17216628731/manfaat-donor-darah
Fakta
- Kanker pada anak dapat disembuhkan apabila dideteksi secara dini dan bila pengobatan serta perawatan dilaksanakan sebaik-baiknya.
- Data statistik resmi dari IARC(International Agency for Research on Cancer) menyatakan bahwa 1 dari 600 anak akan menderita kanker sebelum umur 16 tahun.
- Kanker pada anak merupakan masalah yang cukup kompleks mengingat perawatan dan atau pengobatannya melibatkan selain orang tua, tenaga profesional, tak kalah pentingnya adalah keluarga, sekolah serta lingkungan juga sangat berperan.
- Faktor lingkungan dapat menjadi pencetus terjadinya kanker (radiasi, obat-obatan, hormon-hormon tertentu)
Faktor Penyebab dan Pencetus Kanker Pada Anak
Gejala-Gejala Kanker Pada Anak
Kanker dapat mengenai semua organ tubuh dengan tanda-tanda:
- Mata
Bintik putih pada mata/"Mata Kucing", mata tampak lebih besar, mata menonjol, pendarahan pada mata secara spontan, mada mendadak juling. Umumnya terjadi pada anak-anak dibawah 4 tahun. - Pembengkakan
Misalnya pada hati, limpa, leher, buah zakar, kelenjar getah bening dan tulang. - Rasa Nyeri
Pada tulang atau sendi. - Tanda-tanda Neurologis
Sakit kepala yang berkepanjangan dan disertai mual atau muntah yang menyemprot pada saat bangun tidur, gangguan keseimbangan, penurunan kesadaran, kejang, perubahan perilaku, kelumpuhan anggota gerak dan saraf otak. - Tanda-tanda Umum
Pucat, demam yang tdak diketahui sebabnya, pendarahan yang abnormal (lebam/biru-biru di kulit, mimisan, kencing berdarah), penurunan berat badan dan tidak nafsu makan.
Jenis Kanker Pada Anak
- Leukimia
Leukimia adalah kanker pada anak yang paling banyak dijumpai pada anak-anak. Leukimia mempunyai harapan sembuh dengan pengobatan yang tepat dan benar. Gejala yang perlu diwaspadai dan sering ditemukan pada leukimia antara lain pucat, demam atau pendarahan yang tidak jelas sebabnya, nyeri tulang dan pembengkakan perut. - Tumor Otak
Tumor pada otak dapat mengganggu fungsu dan merusak struktur sususan saraf pusat, karena terletak di dalam rongga yang terbatas(rongga tengkorak).
Gejala yang harus diwaspadai pada tumor otak adalah sakit yang disertai mual sampai muntah-muntah. Dapat pula disertai daya penglihatan berkurang, penurunan kesadaran atau perubahan perilalku.
Pada bayi biasanya ubun-ubun besar menonjpol. Hal lain yang perlu dicurigai adalah bila terdapat gangguan bicara dan keseimbangan tubuh, anggota gerak melemah atau kejang. - RetinablastomaRetinablastoma adalah kanker mata yang sering dijumpai pada anak. Gejala yang perlu duawasi ialah adanya bercak putih di bagian tengah mata yang seolah bersinar bila kena cahaya seperti mata kucing. Hal lain yang perlu diperhatikan ialah penglihatan yang terganggu, mata menjadi juling dan bila telah lanjut maka bola mata menonjol keluar.
- Limfoma
Limfoma Maglia adalah kanker kelenjar getah bening, kanker ini biasanya ditandai dengan pembesaran dan pembengkakan kelenjar getah bening yang cepat tanpa disertai rasa nyeri. Pembesaran kelenjar getah bening yang cepat tanpa disertai rasa nyeri. Pembesaran kelenjar getah bening di daerah leher, ketiak dan atau selangkangan serta usus tanpa disertai rasa nyeri.
Bila timbulnya di kelenjar getah bening dalam usus maka dapat menyebabkan sumbatan pada usus dengan gejala sakit perut, muntah, tidak bisa buang air besar dan demam. Bila tumbuh di daerah dada maka dapat mendorong atau menekan saluran nafas. Menyebabkan sesak nafas dan muka membiru. - NeuroblastomaNeuroblastoma adalah suatu gejala
jenis kanker saraf yang dapat menunjukkan banyak gejala, tergantung pada
lokasinya. Neuroblastoma dapat terjadi di daerah leher atau rongga dada
dan mata. Bila terdapat di daerah mata dapat menyebabkan bola mata
menonjol, kelopak mata turun dan pupil melebar.
Bila terdapat di tulang belakang dapat menekan saraf tulang belakang dan mengakibatkan kelumpuhan yang cepat. Tumor di daerah perut akan teraba bisa sudah besar. Penyebaran pada tulang dapat menyebabkan patah tulang tanpa sebab, tanpa nyeri sehingga penderitanya pincang mendadak.
Sumber Referensi:
ykaki.org
love-donation.com
International Childhood Cancer Day - 16 Febuari 2013
Langganan:
Postingan (Atom)



- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact